Tampilkan postingan dengan label Apple. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apple. Tampilkan semua postingan
Ya, karena iklan smartphone saya berkata demikian. Benarkah?

Secara teknis, tidaklah sesederhana itu menyimpulkan sebuah alat komunikasi canggih ini benar-benar beroperasi pada jaringan 4G/LTE seperti yang selalu ditayangkan pada iklan-iklan di segala bentuk media. Kita perlu mengetahui 2 hal berikut:
  1. Spesifikasi teknologi jaringan smartphone
  2. Frekuensi kartu SIM yang akan kita pakai pada smartphone
Kedua hal di atas tidak dapat kita pisahkan saat ingin menikmati layanan 4G/LTE. Untuk penjelasannya perhatikan gambar dibawah yang saya capture dari situs gsmarena antara smartphone Iphone 5 dan Iphone 5S sebagai contoh dari kasus ini:


Teknologi jaringan 4G/LTE yang disediakan baik Iphone 5 maupun Iphone 5S jelas memiliki perbedaan yang signifikan. Setelah mendapatkan informasi teknis smartphone, dapatkan juga informasi perihal pada frekuensi berapa kartu SIM anda akan melayani jaringan 4G/LTE ini.

Saya beri contoh, hari minggu tanggal 31 Januari 2016
Belum seminggu iPhone 5 ini ditangan, saya harus menghadapi kekesalan yang saya temukan saat menggunakan iPhone refurbish ini. Namun bukan berarti membeli iPhone yang sudah di 'rekondisi' ini harus disesali selamanya, karena jika mau membeli barang yang seperti ini haruslah sudah siap menghadapi berbagai kemungkinan cacat produk. Sebagai catatan, iPhone refurbish bukanlah barang Black Market tetapi dapat dikatakan produk cacat yang diperbaiki kembali dan dijual secara resmi. iPhone refurbish sendiri ada yang di jual secara resmi di Apple Store atau distributor lainnya. Perbedaannya, produk yang dijual pada Apple Store sudah dijamin keaslian spare part nya dan memperoleh garansi resmi Apple secara internasional. Namun tidak dengan iPhone refurbish yang hanya mendapatkan garansi distributor. Selain itu, anda dapat menggunakan link https://selfsolve.apple.com/ untuk meyakinkan produk yang anda beli adalah produk Apple yang bergaransi internasional.

Seperti biasa, mencoba semua fitur dan aplikasi tetap harus saya lakukan agar dapat memahami cara kerja iPhone secara keseluruhan. Sistem Operasi yang tadinya IOS 8 langsung saya update ke IOS 9. Awal nya tidak terjadi masalah hingga saya secara intensif melakukan panggilan telepon.

Beberapa Bulan lalu, saya yang memang sudah lama tertarik dengan berita-berita fantastis dari NASA (National Aeronautics and Space Administration) tentang program mereka mengenai deep space exploration, mencoba mencari-cari aplikasi NASA itu sendiri pada App Store untuk mendapatkan informasi terbaru. Namun tanpa sengaja saya menemukan aplikasi dengan nama NASA 3DV. 

Didalam aplikasi tersebut tersedia 3 menu utama:
Kali ini saya mencoba menyajikan sesuatu yang baru yaitu bermain-main dengan produk Apple. Berbeda dengan Android, tidak banyak yang dapat di 'bongkar' dari software produk yang dapat disebut 'WAH' ini. Topik yang ingin saya sajikan kali ini adalah membedah cara berbagi internet yang kita kenal di alam android dengan sebutan 'tethering hotspot'.